11MC atau 27MC ?

Sering kita dengar dalam percakapan radio komunikasi atau melalui media digital (e1025) seorang anggota RAPI menyebut 11MC atau 27MC. Apa maksudnya?
Pertama kita bahas dulu mengenai MC. MC merupakan singkatan dari Mega Cycles. Istilah ini merupakan satuan besaran frekuensi, dari yang paling kecil yaitu cycles (putaran). 1 besaran frekuensi = 1 putaran dalam 1 detik. 1 putaran adalah sebuah lembah gelombang dan sebuah bukit gelombang. Lebih jelas dapat dilihat pada gambar berikut:
aaa
Secara berurutan satuan frekuensi adalah: cycles per second (cps), kilocycles per second (kc/s) dan megacycles per second (Mc/s).

Sebenarnya untuk menandai 1 cycles sudah ada istilah Hertz yang diambil dari nama belakang Heinrich Rudolf Hertz, seorang ahli fisika dari Jerman. Istilah Hertz dibakukan mulai tahun 1930 oleh International Electrotechnical Commission (IEC). Kemudian pada tahun 1960 General Conference on Weights and Measures (CGPM) mengadopsi istilah satuan Hertz untuk menggantikan cycles per second (cps). Hal ini membakukan bahwa satuan frekuensi dalam SI adalah Hertz. Secara menyeluruh penggunaan satuan ini mulai dipakai pada tahun 1970.

Kembali ke 11MC atau 27MC. Seperti kita ketahui pada penjelasan di atas, bahwa MC (Mega Cycles) adalah satuan non SI untuk besaran frekuensi yang kita kenal sekarang dengan MHz (Mega Hertz). Sejalan dengan alokasi kanal frekuensi RAPI maka penggunaan istilah 27MC merujuk pada kanal HF frekuensi 27 MHz. Istilah 27MC masih relevan walaupun tidak sesuai dengan istilah satuan baku SI.
Istilah 11 MC, jelas merujuk pada 27 MC atau 27 MHz. Karena panjang gelombang pada frekuensi 27 MHz adalah sekitar 11 meter. Nah di sinilah letak salah kaprah penggunaan istilahnya. Alih-alih menyebut 11 meter (sebagai panjang gelombang radio untuk frekuensi 27 MHz), sering seorang anggota RAPI menyebut 11 meter ini dengan istilah 11 MC. Jadi mulai sekarang katakan 27MC dengan 27 MHz, dan 11MC dengan 11 meter.
Selamat berkomunikasi dengan bijak!

8 thoughts on “11MC atau 27MC ?

  1. Menurut saya bang memang banyak kata2 yang di gunakan di rapi sedikit2 ada yg mengacu ke kata2 (Kode Q) pada Orari saya berharap juga agar teman2 Rapi pakai kode 10 ( Code 10 ) yang sdh ada dgn membiasakan diri sesuai dgn room atau alokasi freq nya, mengenai 11 Mc itu tadi di baca dari freq. yang di pakai saat itu yakni 11.415 Mhz, panjang fisik antena nya pun sekitar 6.20, rua skiri dan kanan, ( Rotari antena), mudah2an kedepan penggunaan kata yang keliru semakin dapat di semprnakan insya allah amin

  2. Kok msh salah om? 27MHz/27Mc panjang gelombangnya 11meter. 11MHz/11Mc kebetulan panjang gelombangnya 27 meter. Rapi 11MHZ belum ada kepmen resmi untuk penggunaan freq itu. hanya dlm bentuk MOU dgn pihak Depkes

    • atau mungkin penulis belum tau kalau ada juga “alokasi frekuesi rapi” di 11Mhz/11Mc, jadi menyangka yg menyebut 11 Mhz harusnya 11meter padahal memang ada 11meter (27Mhz) dan juga 11Mhz (27meter).. salam

      • Om Ariefmc,
        Pada awalnya saya menulis ini memang atas dasar pemikiran band plan RAPI sesuai Permen 34/2009. Karena kemiripan angka 11 dan 27 yang menempel ini, akhirnya saya buat tulisan ini. Jadi konteks penulisan saya ada pada point ini:
        1. Penyebutan MHz dengan MC itu tidak lazim lagi sesuai SI yang baru.
        2. Kesalahan persepsi terhadap penyebutan 27 MHz atau 11 MC masih sering terjadi pada anggota RAPI yang masih awam.
        3. Penggunaan 11 MHz dalam konteks band plan RAPI juga tidak tepat, karena tidak ada dasar penetapan dari pemerintah. Sesuai hasil rakornis di bandung (agustus 2012) antara RAPI dan Ditjen SDPPI, maka permohonan RAPI untuk alokasi di UHF dan 11 MHz ditolak. Namun pemerintah memberikan alokasi khusus di 11 MHz untuk dapat digunakan oleh siapa saja (termasuk non callsigner) dalam rangka giat penanggulangan bencana. Ini yang perlu digarisbawahi, bukan karena anggota RAPI yang ikut menggunakan frekuensi tersebut terlibat dalam penanggulangan bencana maka frekuensi tersebut menjadi ‘alokasi frekuensi RAPI’.

        Terima kasih atas feedbacknya..

  3. mestinya ada regulasi sebagai acuan dalam penggunaan istilah-istilah RAPI, jangan banyak diam nanti keburu masuk jurang baru ngoceh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s